"Hope and Believe"

Archive for the ‘Food’ Category

Macaroni Schotel

Berikut ini resep Macaroni Schotel yang tidak begitu kering untuk porsi 4-5 orang. Resep ini dari Amel.. dimodif dikit ya Mel.. biar cocok ama lidahku.. hehe..  🙂

Macaroni Schotel

Bahan-bahan:

  • Mentega 100 gram
  • garam secukupnya
  • merica secukupnya
  • daging 400 gram
  • 6 sdm tepung terigu
  • 2bawang bombay
  • 2 gelas(200 ml) susu
  • 400 gram Pasta
  • 2 butir telur
  • satu blok penyedap
  • cream cheese(opsional)

Persiapan

  • Panaskan oven hingga panas
  • Oleskan piring/pyrex dengan mentega

Dibagi dalam beberapa bagian

Pasta

  1. Rebus air sampai mendidih, masukkan pasta
  2. Tiriskan pasta dan campur dengan creamy cheese(opsional)

Saus

  1. Masukkan mentega sampai meleleh
  2. Masukkan Tepung terigu
  3. Tambahkan air 1 gelas
  4. Aduk-aduk sampai mengental
  5. Tambahkan susu
  6. Tunggu hingga kental tambahkan telur dan penyedap
  7. Kemudian tambahkan susu lagi hingga kental

Daging

  1. Tumis bawang bombay hingga layu
  2. Masukkan daging
  3. Tambahkan merica dan garam
  4. Aduk hingga matang

Setelah semuanya matang

  1. Masukkan pasta ke dalam pyrex hingga permukaan rata
  2. Tambahkan daging diatasnya dan ratakan
  3. Tambahkan pasta lagi
  4. Lumuri permukaan dengan saus hingga rata
  5. Taburi permukaan saus dengan keju parut
  6. Masukkan ke dalam oven dengan suhu 180 C selama 30 menit dengan api atas dan bawah
  7. Kemudian 15 menit dengan panas dibagian bawah hingga macaroni schotel terlihat emas kecoklatan
  8. Diamkan beberapa saat agar macaroni schotel memadat
  9. Macaroni Schotel siap untuk dihidangkan 😀

—Selamat Mencoba—

Advertisements

Resep Masakan dari Ibu Rosita

Hari Minggu yang kemarin saya disuguh oleh Ibu Rosita, dan kebetulan beliau menyuguhkan berbagai macam hidangan. Salah satunya adalah Sate Padang…Nyam.. 😀 Penasaran gimana bikinnya? Kita liat yuk…

Sate Padang

Bahan:

  • 1 buah lidah sapi
  • 1 kg usus, babat, jantung sapi
  • 1/2 kg tulang iga
  • 2 potong tulang sum-sum
  • Tepung beras

Bumbu:

  • 2 sdm ketumbar
  • 1 sdt jinten
  • 6 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 iris sebesar ibu jari lengkuas
  • 3 iris sebesar ibu jari kunyit
  • 1 iris sebesar ibu jari jahe
  • 1 sdm cabe giling
  • 1 lembar daun kunyit
  • 1 batang sereh
  • 2 buah asam kandi/ asam jawa
  • 1 sdt gula pasir
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

  1. Rebus Lidah, usus, dan jantung dengan garam sampai empuk, lalu potong persegi kecil.
  2. Rebus tulang iga dan sumsum dan ambil kaldunya
  3. Giling bumbu semua halus kecuali daun kunyit, sereh dan asam kandi/asam jawa, kemudian tumis dengan minyak
  4. Ambil sebanyak 1 sdm tumisan bumbu, aduk dengan tusukan sate.
  5. Tumisan bumbu selebihnya masukkan ke dalam air kaldu, berikut tepung beras dan aduklah diatas api kecil hingga kental
  6. Satenya dipanggang kemudian hidangkan dengan menuangkan bumbu tadi diatasnya dan beri bawang goreng.
  7. (Biasanya)Lebih enak dimakan dengan ketupat.

Asam tongkol
Bahan:

  • Tongkol 1 ekor

Bumbu:

  • Cabe
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Kunyit
  • Jahe
  • Laos
  • Sereh
  • Kemiri
  • Tomat

Cara memasak:

  1. Tongkol dipotong dan dicuci.
  2. Memarkan sereh dan digiling halus bumbu.
  3. Masukkan bumbu ke dalam air yang telah mendidih.
  4. Rebus tongkol bersama bumbu sampai masak(jangan terlalu kering/nyemek)

Sambal Dendeng Daging

Bahan:

  • Daging 1/2 kg

Bumbu:

  • Cabe
  • Laos
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Ketumbar
  • Gula jawa
  • Asam jawa
  • Daun salam

Pembuatan bumbu:

  • Giling halus laos, bawang putih, bawang merah, ketumbar, daun salam

Cara memasak:

  1. Iris daging menurut selera.
  2. Rebus daging dengan bumbu yang telah dihaluskan.
  3. Kukus cabe dengan bawang merah dan bawang putih, kemudian giling bersama ditambah dengan gula merah.
  4. Ketika setengah masak, tambahkan asam jawa.
  5. Kemudian tambahkan daging dan masak hingga matang.

Kimchi ( Cara Gampang )

Pernah dengar Kimchi…?? Pernah dong…. Yup..  Kimchi berasal dari Korea, dan merupakan salah satu resep tradisional mereka, Kimchi sudah tercatat sejak 2600 sampai 3000 tahun yang lalu, bayangkan…!!!

Dahulu menu ini tersaji  pada saat musim dingin, kenapa? Karena orang Korea ingin tetap bisa memakan sayuran pada saat musim dingin, sehingga mereka membuat resep masakan yang dapat tahan di saat musim dingin, dan biasanya mereka menyimpan di semacam gentong besar(tanah liat) terletak di luar rumah. Tetapi sekarang pada musim apapun mereka membuatnya dan tiap musim cenderung dengan cita rasa dan bahan yang berbeda, ada yang menggunakan lobak, timun, dll. Tiap daerah di Korea juga mempunyai ciri khas tersendiri.

Kimchi menurut saya sangatlah gampang membuatnya dibandingkan dengan makanan Indonesia. Walaupun begitu khasiat dari Kimchi tidak bisa dipandang sebelah mata, karena pada tahun 2008 majalah Health memberikan predikat sebagai 5 makanan tersehat di dunia (cocok untuk mahasiswa rantau.. murah.. n gampang.. hehe.. 😀 )

Resep yang telah disederhanakan ini diadaptasi dari MaangChi, tapi saya ubah untuk lebih sesuai dengan lidah saya Orang Indonesia yang belum pernah ke Korea..hehe..  😀

Kimchi

Dalam proses pembuatannya saya menggunakan 2(dua) buah sawi (chinese kool: bahasa Belanda), dan gelas ukuran 250 mL
Persiapan

Potong sawi selebar kira-kira 5×5 cm
Rendam di air dingin bersama 1/4 cup garam
Bolak balik rendaman sawi setiap 30 menit
Setelah 2 jam (atau hingga sawi terlihat keriput) bilas sawi dengan air bersih 2 kali, dan bilasan terakhir direndam dengan air selama 5 menit.
Buang semua airnya (tiriskan) dan sawi terlihat keriput

Larutan

3/4 gelas air + 1/4 cup tepung ketan/tapioka

Aduk rata, lalu rebus
Tambahkan 4 sdm (munjung) gula
Aduk sampai mengental

Bumbu
blender/ulek:

1/2 cup kecap ikan
1/2 sdm jahe cincang
1/2 cup bawang putih cincang
1/2 cup bawang bombay cincang

Tambahkan 5/4 gelas alias 1 gelas + 1/4 gelas bubuk cabe kering korea*
Aduk semua dengan larutan

Sayur tambahan(Optional)

4-6 batang daun bawang (tergantung besar/kecilnya)
1 gelas lobak cincang (bisa gak pakai kalau sulit nyarinya)
1/4-1/2 cup wortel cincang (disesuaikan tergantung ada/tidaknya lobak)

Finalisasi

Aduk sayur tambahan dengan campuran larutan+bumbu.
Campurkan sayur berbumbu tersebut dengan sawi.  Aduk hingga rata.
Simpan dalam wadah tertutup yang  ukurannya pas persis. Untuk membuat proses fermentasi lebih sempurna.

Kimchi dapat dibiarkan di suhu ruangan selama 24-72 jam, tergantung dari selera masing-masing. Semakin lama Kimchi akan jadi semakin asam. Selera saya tidak terlalu asam sehingga cukup 30  jam.  Setelah itu Kimchi bisa dinikmati atau disimpan di dalam lemari pendingin/kulkas/(kalau punya tong tanah liat mungkin bisa ditaruh diluar.. toh di Eindhoven sudah sering dibawah 10 C.. hehe..  😀 )

–selesai–

* Penting untuk memakai bubuk cabe Korea… karena tekstur dan rasanya yang unik dan tak tergantikan!